You are currently viewing QULBI Habits – Small Habits Maintain Tension: Kebiasaan Sehat Holistik Ala QULBI

QULBI Habits – Small Habits Maintain Tension: Kebiasaan Sehat Holistik Ala QULBI

0Shares

QULBI Habits: Small Habits. Maintain Tension – Kebiasaan Kecil yang menjaga keseimbangan Tegangan Tubuh. Banyak orang mencari sehat lewat cara besar: obat mahal, terapi canggih, atau olahraga ekstrem. Tapi anehnya, kok sakitnya datang pelan-pelan ya? Padahal nggak merasa hidup “berantakan”.

Di sinilah QULBI Habits hadir membawa sudut pandang yang berbeda.

Sehat itu bukan hasil satu tindakan besar, tapi akumulasi kebiasaan kecil yang rutin dan selaras.
Ibarat menyetel arah kompas. Bukan dipaksa belok jauh, tapi dikoreksi sedikit demi sedikit sampai arah perjalanan kembali lurus. 

Terapi tanpa perubahan kebiasaan sering kali hanya memberi hasil jangka pendek.
QULBI Habits memastikan tension yang sudah ditata tetap stabil dalam kehidupan sehari-hari.

Itulah makna dari tagline QULBI Habits:
Small Habits, Maintain Habits.

Mengapa QULBI Bicara Soal Kebiasaan?

Tubuh manusia adalah sistem adaptif.
Apa yang dilakukan setiap hari — walau terlihat sepele — akan membentuk:

  • tegangan fascia
  • keseimbangan sistem saraf
  • fungsi organ
  • bahkan ekspresi gen

Masalahnya, banyak pendekatan kesehatan hanya fokus memperbaiki kerusakan, bukan mengatur kebiasaan penyebabnya.

QULBI Habits tidak berdiri sendiri. Ia adalah fondasi kebiasaan yang mendukung QULBI Method secara utuh, khususnya FASCIA Hack sebagai System Habits.

Struktur Besar QULBI Habits

QULBI Habits dibagi menjadi tiga lapisan utama, seperti bangunan yang kokoh:

  1. Input Habits (Nutrisi > Asupan)  – apa yang masuk ke dalam diri
  2. System Habits (Gerak > Tegangan) – bagaimana tubuh mengelola dirinya
  3. Output Habits (Pemulihan > Detoks) – bagaimana tubuh membuang dan memulihkan diri

Kalau Input-nya rapi, System-nya seimbang, Output-nya lancar.
Kalau satu berantakan, yang lain ikut goyah.

1. Input Habits – Nutrisi > Asupan. Apa yang Masuk ke Dalam Diri

Tubuh bukan hanya mencerna makanan.
Tubuh juga “mencerna” pikiran, emosi, makna hidup, dan hubungan.

Karena itu, Input Habits QULBI terdiri dari tiga elemen inti:

Thinking – Cara Berpikir Membentuk Cara Tubuh Menegang

Pikiran yang terus waspada, takut, atau tertekan akan membuat tubuh hidup dalam mode siaga.
Otot mengeras, fascia menegang, napas dangkal.

Sebaliknya, pikiran yang lebih tenang membantu sistem saraf parasimpatis aktif, sehingga tubuh punya ruang untuk pemulihan.

QULBI memandang perubahan pikiran bukan sekadar teknik mental, tapi bagian dari ikhtiar melalui perbaikan Qalbu yaitu Al Quran — sisanya diserahkan kepada Allah Ta’ala.

Baca Juga :  Saat LDL yang Katanya Kolesterol Jahat Disalahkan, Padahal Masalah Jantung Ada di Fascia dan Metabolisme — Sudahkah Tubuhmu Seimbang?

Connecting – Manusia Butuh Terhubung untuk Seimbang

Koneksi vertikal kepada Allah Ta’ala menciptakan makna, ketenangan, dan rasa aman terdalam.
Koneksi horizontal dengan manusia menciptakan dukungan emosional dan rasa diterima.

Putusnya koneksi sering kali tidak terasa, tapi dampaknya nyata di tubuh: dada terasa berat, napas pendek, postur menguncup.

Eating – Tubuh Dibangun dari Apa yang Masuk

Makan bukan cuma soal kalori.
Makan adalah pesan biologis bagi tubuh: mau sembuh atau bertahan.

QULBI melihat eating sebagai upaya mendukung:

  • metabolisme yang stabil
  • inflamasi yang terkendali
  • dan terrain tubuh yang sehat

2. System Habits – Gerak > Tegangan. FASCIA Hack sebagai Inti Sistem

Di sinilah keunikan QULBI berada.

Banyak metode bicara mind–body–spirit, tapi lupa satu hal krusial:
tubuh bekerja berdasarkan tegangan.

System Habits QULBI adalah FASCIA Hack, dengan tagline:
Hack Balance, Relieve Pain

FASCIA Hack berdiri di atas konsep biotensegrity, bahwa tubuh adalah sistem tensional integrity:

  • fascia menahan tegangan
  • tulang menerima kompresi

Ketika tegangan tubuh tidak stabil, muncullah:

  • nyeri
  • keterbatasan gerak
  • disfungsi organ

FASCIA Hack bekerja melalui tiga elemen:

  • Balancing
    Mengoreksi distribusi tegangan tubuh agar struktur kembali seimbang.
  • Touching
    Melepaskan adhesi fascia yang mengganggu aliran mekanik dan sensorik.
  • Moving
    Mengintegrasikan ulang gerak agar tubuh mempertahankan keseimbangan barunya.

Tanpa System Habits yang benar, Input Habits yang baik pun sering tidak cukup.

3. Output Habits – Jalan Keluar Menuju Pemulihan

Tubuh sehat bukan hanya pandai menerima, tapi juga pandai membuang dan memulihkan.

Output Habits QULBI mencakup:

Fasting – Reset Sistem Tubuh

Puasa membantu:

  • memperbaiki sensitivitas insulin
  • menurunkan inflamasi
  • dan mengaktifkan autofagi

Sleeping – Bengkel Alami Tubuh

Tidur adalah waktu utama:

  • regenerasi jaringan
  • konsolidasi saraf
  • dan penyeimbangan hormon

Cupping – Membantu Pelepasan Stagnasi

Bekam Sunnah membantu tubuh melepaskan:

  • stagnasi lokal
  • tekanan jaringan
  • dan sisa metabolik yang menumpuk

Kenapa Disebut Small Habits. Maintain Tension?

Karena QULBI tidak menuntut perubahan ekstrem.
Ia mengajak perubahan kecil tapi konsisten.

Seperti melonggarkan simpul satu per satu, bukan menarik paksa.

Dan ketika kebiasaan kecil ini dilakukan rutin, tubuh akan:

  • lebih adaptif
  • lebih lentur
  • lebih seimbang

Terapi tanpa perubahan kebiasaan sering kali hanya memberi hasil jangka pendek.
QULBI Habits memastikan tension yang sudah ditata tetap stabil dalam kehidupan sehari-hari. Biidznillah.

Baca Juga :  Penyakit Degeneratif Seperti Osteoarthritis dan Diabetes Tidak Bisa Sembuh? Mitos yang Harus Diluruskan!

QULBI Habits di Bawah Payung QULBI Method

QULBI Habits sendiri merupakan salah satu elemen terapi dalam QULBI Method, sebuah metode penyembuhan nyeri holistik yang dikembangkan di Griya Sehat QULBI. Selain QULBI Habits, ada dua elemen lain dalam QULBI Method:

  • FASCIA Hack: Terapi Gerak untuk Mengatasi Nyeri akibat Ketidakseimbangan tegangan & struktur tubuh. Silahkan cek disini: FASCIA Hack
  • QULBI Check Up: metode assessment tubuh secara holistik dan terstruktur. Silahkan cek disini: QULBI Chek Up

QULBI Method ini pertama kali disusun oleh Endy Syaifullah, S.Pd sebagai pemegang Hak Kekayaan Intelektual. Metode ini telah dalam proses pendaftaran merek & hak cipta di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DGIP) Kemenkumham RI. Jadi, bukan sekadar metode terapi biasa — tapi karya ilmiah yang terstruktur dan diakui secara hukum, khususnya dari sisi penamaan dan istilah serta integrasi tiga elemen habits yaitu Input Habits, System Habits & Output Habits; bukan sebagai pemegang hak cipta pada metode habits yang ada di setiap elemen tersebut.

Kesimpulan: QULBI Habits Bukan Tren, Tapi Fondasi

QULBI Habits adalah pendekatan kebiasaan sehat yang:

  • sederhana
  • terstruktur
  • dan selaras dengan cara tubuh bekerja secara alami

Ia tidak berdiri sendiri, tapi menguatkan QULBI Method secara utuh.

Karena sejatinya,
sehat bukan dicari — tapi dibiasakan.

Referensi :

  • Levin SM. The Biotensegrity Paradigm. Journal of Bodywork and Movement Therapies.
  • Schleip R, et al. Fascial connective tissue: Functional and mechanical properties. Journal of Bodywork & Movement Therapies.
  • Ingber DE. Cellular mechanotransduction: Putting all the pieces together. FASEB Journal.
  • Oschman JL. Energy Medicine: The Scientific Basis. Elsevier.
  • Subbotin VM, Hussey J. Understanding the Heart: Outside-In Mechanisms.
  • McEwen BS. Protective and damaging effects of stress mediators. New England Journal of Medicine.
  • Mattson MP. Impact of intermittent fasting on health and disease processes. NEJM.
  • Functional Medicine – Fokus pada akar masalah kesehatan.
  • Valter Longo (2016) – Puasa dan regenerasi sel.
  • Myofascial Release Research – Efektivitas terapi manual untuk nyeri.
  • Syaifullah, E. (2025). QULBI Method: Solusi Nyeri Holistik, Griya Sehat QULBI www.qulbi.com
0Shares

Griya Sehat QULBI

Spesialis Terapi Nyeri Bekasi

Tinggalkan Balasan