You are currently viewing ONE JUZ DAILY — Cahaya Harian untuk Menjaga Qalbu & Kesehatan secara Holistik

ONE JUZ DAILY — Cahaya Harian untuk Menjaga Qalbu & Kesehatan secara Holistik

0Shares

Tilawah Al Quran One Juz Daily – Pernah nggak, kak, ngerasa hati itu kadang seperti lampu kamar yang meredup? Masih nyala, tapi nggak terang. Bukan karena rusak… cuma jarang diisi dayanya.
Al-Qur’an itu ibarat charger qalbu. Dan One Juz Daily adalah ritme yang bikin cahaya itu stabil — nggak naik-turun, nggak meledak-ledak, tapi mengalir lembut setiap hari.

Gerakan ini lahir dari nasihat para ulama, termasuk guru kita Ustadz Yazid Abdul Qadir Jawas rahimahullah, yang mendorong kaum muslimin agar menjaga tilawah Al Qur’an harian sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ dan dari pemahaman bahwa Al-Qur’an juga merupakan jalan sehat holistik menuju keseimbangan tubuh, jiwa, dan pikiran.

Seperti yang dijelaskan dalam buku Doa dan Wirid karya beliau rahimahullah:

“Pengobatan dengan Al-Qur’an itu merupakan pengobatan yang sangat bermanfaat untuk menghilangkan berbagai macam penyakit hati dan jasmani, penyakit duniawi maupun ukhrawi. Tidak seorang pun yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit tersebut selain Allah Ta’ala.” (Doa dan Wirid, hal. 455)

Kenapa “One Juz Daily”? Karena ritmenya mengikuti sunnah.

Sahabat mulia ‘Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhu punya semangat ibadah luar biasa. Sampai Rasulullah ﷺ memberi arahan:

“Bacalah Al-Qur’an dalam sebulan.”
Ia berkata, “Aku mampu lebih dari itu.”
Lalu Nabi ﷺ bersabda:
“Bacalah dalam tujuh hari, jangan lebih dari itu.” (HR. Bukhari no. 5054)

Lembut banget arahan ini.
Nabi ﷺ seolah berkata, “Semangatmu bagus… tapi jaga ritmenya.”

Baca terlalu sedikit—qalbu mengering.
Baca terlalu banyak—kadang tidak bertahan lama.

Dan di tengah ritme itu… One Juz Daily bisa jadi pilihan yang pas:
✨ khatam sebulan,
✨ stabil,
✨ mudah diatur,
✨ dan sunnah-friendly.

Kayak seseorang yang jogging: nggak sprint sampai ngos-ngosan, tapi juga nggak jalan lambat. Ritmenya pas.

Al-Qur’an: Obat bagi Qalbu, Pikiran, dan Tubuh

Menurut pemahaman QULBI, kesehatan sejati bukan cuma tentang fisik — tapi juga keseimbangan antara mind (pikiran & qalbu), body (tubuh), dan spirit (jiwa).

Mengapa Al-Qur’an punya efek penyembuhan holistik?

  • Tenangkan hati & pikiran. Banyak orang merasa lega, damai, dan stabil emosinya setelah rutin membaca atau mendengarkan Al-Qur’an. Penelitian menunjukkan bahwa mendengarkan tilawah bisa menurunkan stres, menenangkan sistem saraf, menurunkan detak jantung, dan bahkan menurunkan hormon stres.
  • Meningkatkan kesehatan mental & emosional. Dengan rutin berinteraksi dengan ayat-ayat Al Qur’an — membacanya, merenungkannya — qalbu menjadi lebih lembut, pikiran lebih jernih, dan seseorang bisa lebih stabil menghadapi tekanan hidup.
  • Mendukung penyembuhan fisik. Menurut artikel QULBI, bacaan dan getaran Al-Qur’an bisa berpengaruh positif ke sistem saraf, otot, dan kondisi fisik, sehingga Al-Qur’an dianggap sebagai “obat dari langit” — bukan cuma untuk jiwa, tapi juga tubuh.
  • Membangun keseimbangan hidup yang holistik. Dalam QULBI Method, kesehatan terbaik datang ketika tubuh, pikiran, dan jiwa bergerak selaras. Al-Qur’an menjadi elemen “Connecting” sebagai Ibadah yang menyambungkan manusia dengan Rabb-nya, menenangkan qalbu, dan membentuk pola hidup yang sehat secara menyeluruh.

Jadi, rutin tilawah Al Qur’an selain sebagai ibadah rutin — juga bagian dari terapi holistik, semacam “detoks pikiran dan jiwa” yang secara tidak langsung mendukung kesehatan fisik juga.

Baca Juga :  Lemak Tersembunyi: Bahaya Obesitas -Faktor Risiko Nyeri- yang Tidak Disadari

One Juz Daily Sebagai QULBI Habits: Habit Spiritual yang Sehat dan Berkah

Kenapa One Juz Daily cocok banget menjadi QULBI Habits? Karena:

✔️ Sebagai Thinking Habits kecil tapi dampaknya besar — hanya satu juz per hari, dengan ritme yang stabil.

✔️ Dapat dilakukan siapa saja — tidak memandang usia, aktivitas, atau kondisi.

✔️ Menggabungkan seluruh aspek spiritual, mental, dan fisik — sesuai konsep mind-body-spirit QULBI.

✔️  Sebagai Connecting Habits yaitu ibadah kepada Allah Ta’ala yang mendatangkan keberkahan hidup : “1 huruf Al Qur’an = 10 pahala kebaikan”.

Dengan One Juz Daily, kita bukan sekadar mengejar khatam. Kita sedang merawat qalbu, menjaga pikiran, dan memperkuat tubuh—semuanya dalam satu ritme sederhana.

Tips Praktis: 1 Juz = 10 Lembar — Bagi ke 5 Waktu Sholat

Biar nggak berat, biar nggak merasa kewalahan — ini trik sederhana supaya One Juz Daily bisa jadi kebiasaan nyata:

  • 1 juz biasanya sekitar 10 lembar.
  • Ada 5 sholat wajib dalam sehari.
  • Jadi: setelah setiap sholat, baca 2 lembar saja.
  • Totalnya = 1 juz per hari

Bayangin, kak… cuma 2 lembar sehabis sholat.
Nggak sampai 5–7 menit.
Dan kalau ini jadi rutinitas, tilawah terasa ringan kayak minum air setelah sholat.

Rasanya juga enak: setiap selesai sholat, kakak mengisi qalbu dengan sedikit cahaya tambahan.
Hasil akhirnya? Dalam 30 hari… khatam.
Dan bukan hanya khatam—qalbu ikut berubah. Biidznillah

Setiap selesai sholat, kamu seperti “mengisi baterai qalbu”. Lama-lama, qalbu tetap terang.

Al-Qur’an: Tetesan Air yang Menyuburkan Hati & Tubuh

Bayangin tetesan air yang jatuh pelan ke batu — sedikit-sedikit, tapi terus menerus. Awalnya nggak terlihat besar perubahan. Tapi seiring waktu… batu itu terkikis, berubah bentuk.
Seperti itu juga dengan One Juz Daily. Pelan dan konsisten. Baca sedikit setiap hari. Tapi lama-lama, qolbu berubah, jiwa tenang, tubuh ikut stabil.

Setiap hari, setiap tilawah — kamu sedang merawat diri secara menyeluruh: qalbu, pikiran, dan fisik. Dan insyaAllah, itu menghasilkan kehidupan yang penuh cahaya, ketenangan, dan keberkahan.

Tadabbur Untuk Amal Lebih Utama — Dan Kadar Bacaan Setiap Orang Berbeda

Membaca Al-Qur’an itu bukan lomba cepat-cepatan, tapi perjalanan hati. Para ulama sudah menjelaskan bahwa ukuran terbaik bukan jumlah juz yang selesai, tapi seberapa dalam kita memahami pesan Allah Ta’ala dan mengamalkannya dalam kehidupan.

Imam Nawawi rahimahullah berkata :

“Waktu mengkhatamkan tergantung pada kondisi tiap orang. Jika seseorang adalah yang paham dan punya pemikiran mendalam, maka dianjurkan padanya untuk membatasi pada kadar yang tidak membuat ia luput dari tadabbur dan menyimpulkan makna-makna dari Al Qur’an. Adapun seseorang yang punya kesibukan dengan ilmu atau urusan agama lainnya dan mengurus maslahat kaum muslimin, dianjurkan baginya untuk membaca sesuai kemampuannya dengan tetap melakukan tadabbur (perenungan). Jika tidak bisa melakukan perenungan seperti itu, maka perbanyaklah membaca sesuai kemampuan tanpa keluar dari aturan dan tanpa tergesa-gesa. Wallahu a’lam. ” (Dinukil dari Fathul Bari, 9: 97).

Intinya sederhana: yang paling utama adalah bacaan yang menghidupkan hati – bukan yang sekadar lewat di bibir – serta diamalkan dalam kehidupan.

Baca Juga :  Tidur yang Dirindukan Umat Islam: Mabit di Muzdalifah & Makna Sleeping dalam QULBI Habits

Agar tadabbur tidak “mengandalkan feeling” dan rawan salah paham, sebaiknya dipandu oleh tafsir yang shahih. Salah satu aplikasi yang sangat membantu adalah Quran Tadabbur karya Ustadz Dr. Firanda Andirja, yang bisa diunduh gratis di:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.bekalislam.qurantadabbur

Dengan begitu, bacaan kita bukan hanya rutin, tapi juga benar, terarah, dan berdampak pada perubahan diri.

Penutup: Cahaya Itu Harus Dirawat — Dengan Qur’an & Kesinambungan

One Juz Daily bukan sekadar gerakan. Bukan cuma target khatam.
Ini adalah ibadah sekaligus ikhtiar — ikhtiar menjaga diri dari stres, kecemasan, kekosongan batin; ikhtiar menjaga tubuh tetap sehat; dan ikhtiar merawat qalbu supaya tidak meredup.

Melalui Al-Qur’an, kita mendapatkan obat jiwa, terapi pikiran, dan penyembuh raga. Melalui One Juz Daily, kita merawat itu semua setiap hari — lembut, stabil, dan konsisten sehingga menjadi pemberat timbangan pahala kita di yaumil akhir nanti, Aamiin.

Kalau kita rutin membaca, mentadabburi, lalu mengamalkan with tawakal kepada Allah Ta’ala… percayalah: cahaya itu akan terus bersinar. Dan hidup kita — insyaAllah — akan makin berkah. Yuk Tilawah Al Quran One Juz Daily

Daftar Referensi :

  • Alghamdi, A. A. (2023). The effect of the holy Quran recitation and listening on anxiety, stress and depression. Journal of Psychoneurological Studies, 5(2), 112–120.
    https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC10704108/
  • Sari, P., & Mahardika, R. (2024). The effect of listening to Holy Quran recitation on stress among healthy adults: A randomized controlled biofeedback study. Universa Medicina, 43(1), 15–22. https://univmed.org/ejurnal/index.php/medicina/article/view/1502
  • Fitriani, M., & Fauziah, N. (2021). The effects of listening to murottal Al-Quran on the stress level of adults: A scoping review. Jurnal Integrasi Kesehatan & Sains, 3(2), 45–56. https://ejournal.unisba.ac.id/index.php/jiks/article/view/7503
  • Hanum, N. S., & Lubis, Z. (2025). Reading the Holy Al-Quran as stress-reduction intervention in hypertensive patients. Journal of Holistic Nursing Research, 7(1), 22–29. https://www.journalmpci.com/index.php/jhnr/article/view/428
  • Al-Rashed, H., & Hassan, M. (2025). The effects of Quran recitation on improving university students’ attention. Cognitive & Educational Psychology Journal, 12(1), 50–60. https://www.researchgate.net/publication/382010497
  • https://rumaysho.com/5956-mengkhatamkan-al-quran-sebulan-sekali.html
  • Griya Sehat QULBI — artikel “Al-Quran sebagai Obat Fisik dan Jiwa: Kebenaran Ilahi yang Kini Terbukti Ilmiah”. Di situ dijelaskan hasil penelitian bahwa mendengarkan Al-Qur’an bisa menenangkan sistem saraf, menurunkan hormon stres, serta memberi efek positif untuk kondisi emosional dan kesehatan mental.
  • Griya Sehat QULBI — artikel “Solusi Nyeri Holistik? QULBI Habits: Kebiasaan Sehat Holistik untuk Keseimbangan Hidup”. Di bagian ini dijelaskan filosofi QULBI bahwa kesehatan sejati meliputi Mind (pikiran & qalbu), Body (tubuh), dan Spirit (jiwa). Dan dalam aspek “Spirit / Jiwa”, tilawah Al-Qur’an disebut sebagai bagian penting untuk menenangkan hati dan mendukung keseimbangan holistik.
  • Artikel QULBI lainnya, Ruqyah Syar’iyyah: Tidak Hanya Mengatasi Gangguan Jin dan Sihir, Juga Kesembuhan Penyakit Fisik, Pikiran dan Jiwa — di mana disebut bahwa rutin membaca 1 juz per hari (misalnya metode 2 lembar tiap selesai sholat) bisa menjadi bentuk terapi ruhani & mental, tidak hanya sekadar ritual ibadah.
  • Syaifullah, E. (2025). QULBI Method sebagai Solusi Nyeri Holistik. Griya Sehat QULBI. www.qulbi.com
0Shares

Griya Sehat QULBI

Spesialis Terapi Nyeri Bekasi

Tinggalkan Balasan