Obat Saraf Kejepit WA QULBI 0856-9268-9993 – Bayangkan tubuh seperti tenda besar. Fascia adalah tali-tali yang menjaga bentuk tenda itu tetap tegak dan seimbang. FASCIA Hack berfungsi seperti teknisi yang meluruskan kembali tali yang kusut, mengendurkan yang terlalu tegang, dan menyeimbangkan seluruh sistem.
Tapi ada satu pertanyaan penting.
Apa gunanya meluruskan tali, kalau bahan talinya sendiri rapuh?
Di sinilah peran Eating dalam QULBI Habits menjadi sangat krusial. Nutrisi bukan sekadar sumber energi. Nutrisi adalah bahan baku yang menentukan apakah fascia tetap elastis, kuat, dan stabil… atau kembali kaku dan menciptakan tensional imbalance lagi.
Artikel ini akan membahas secara lengkap:
- hubungan nutrisi dengan fascia dan tensional integrity
- protokol nutrisi untuk mempercepat hasil FASCIA Hack
- meal plan 7 hari khusus stabilisasi fascia
- contoh kasus nyata saraf kejepit
—
Fascia adalah jaringan hidup yang terus diperbarui
Fascia bukan struktur mati. Dia hidup, adaptif, dan terus beregenerasi.
Setiap hari fascia mengalami:
- mikrotrauma dari aktivitas
- stress mekanik
- inflamasi mikro
- proses repair alami
Proses repair ini membutuhkan bahan baku. Tanpa bahan baku yang cukup, fascia yang sudah diperbaiki dengan Fascia Hack bisa kembali ke kondisi sebelumnya.
Analoginya sederhana:
FASCIA Hack = meluruskan rangka bangunan
Eating = menyediakan semen dan baja untuk memperkuatnya
Tanpa nutrisi yang tepat, hasil terapi tidak stabil.
—
Perspektif Functional Medicine: nutrisi menentukan kualitas fascia
Dalam Functional Medicine (FM), jaringan tubuh dipengaruhi oleh tiga faktor utama:
- inflamasi
- oksidasi
- glycation
Ketiganya sangat dipengaruhi oleh makanan.
Makanan yang tepat menciptakan lingkungan biologis yang mendukung healing.
Makanan yang salah menciptakan lingkungan biologis yang merusak fascia.
—
Peran nutrisi dalam mempercepat hasil FASCIA Hack
Eating dalam QULBI Habits memiliki lima tujuan utama:
1. menyediakan bahan baku kolagen
Fascia sebagian besar terdiri dari kolagen.
Kolagen membutuhkan asam amino seperti:
- glycine
- proline
- hydroxyproline
Sumber terbaik:
- bone broth
- sup tulang
- daging slow cooked
Ini membantu memperbaiki dan memperkuat fascia.
2. menurunkan inflamasi fascia
Inflamasi membuat fascia:
- kaku
- sensitif
- mudah nyeri
Nutrisi anti inflamasi membantu fascia kembali elastis.
Contoh:
- ikan
- sayur
- buah
3. meningkatkan hidrasi fascia
Fascia yang sehat adalah fascia yang terhidrasi.
Fascia yang kering menjadi:
- kaku
- lengket
- mudah adhesi
Air, elektrolit, dan sup membantu menghidrasi fascia.
4. meningkatkan elastisitas fascia
Elastisitas fascia menentukan stabilitas struktur tubuh.
Nutrisi seperti:
- glycine
- vitamin C
- mineral
membantu menjaga elastisitas ini.
5. mencegah pembentukan Advanced Glycation End Products (AGE)
AGE membuat fascia menjadi kaku.
AGE terbentuk dari:
- makanan gosong
- gorengan
- gula berlebihan
Mengurangi AGE membantu mempertahankan hasil FASCIA Hack.
—
Nutrisi paling penting dalam protokol Eating QULBI Habits
1. Bone broth — nutrisi utama fascia
Bone broth mengandung:
- kolagen alami
- glycine
- mineral
Manfaat:
- memperbaiki fascia
- meningkatkan elastisitas
- mempercepat healing
Konsumsi ideal:
1 gelas per hari atau minimal 4 kali per minggu.
2. Protein utuh
Protein adalah bahan baku semua jaringan.
Sumber terbaik:
- telur
- ikan
- ayam
- daging
Protein membantu stabilisasi struktur tubuh.
3. Vitamin C
Vitamin C membantu sintesis kolagen.
Sumber:
- jambu biji
- jeruk
- pepaya
Tanpa vitamin C, kolagen lemah.
4. Air dan elektrolit
Air membantu menjaga elastisitas fascia.
Target:
minimal 2 liter per hari.
5. Lemak sehat
Lemak sehat membantu menurunkan inflamasi.
Sumber:
- ikan
- kelapa
- minyak alami
—
Makanan yang harus dihindari
Ini sangat penting.
Hindari:
- gorengan
- makanan gosong
- gula berlebihan
- ultra processed food
Karena meningkatkan inflamasi dan AGE.
Ini membuat fascia kembali kaku.
—
Meal Plan 7 Hari untuk Mempercepat Hasil FASCIA Hack
Hari 1
Pagi:
telur rebus
pepaya
Siang:
sup ayam kampung
sayur kukus
Malam:
bone broth
ikan kukus
—
Hari 2
Pagi:
bone broth
pisang
Siang:
sup daging
sayur
Malam:
ayam rebus
—
Hari 3
Pagi:
telur
buah
Siang:
ikan kuah
sayur
Malam:
bone broth
—
Hari 4
Pagi:
bone broth
Siang:
sup ayam
Malam:
ikan kukus
—
Hari 5
Pagi:
telur
buah
Siang:
sup iga
Malam:
bone broth
—
Hari 6
Pagi:
bone broth
Siang:
ayam rebus
Malam:
sup ikan
—
Hari 7
Pagi:
telur
buah
Siang:
sup daging
Malam:
bone broth
—
Contoh kasus: Klien saraf kejepit dengan pelvic rotation
Seorang klien datang dengan keluhan:
- nyeri pinggang menjalar ke kaki
- sudah 2 tahun
- MRI menunjukkan HNP
Assessment QULBI menunjukkan:
- pelvic rotation dan PPT
- tensional imbalance fascia
Dilakukan FASCIA Hack:
- Balancing
- Touching
- Moving
Hasil awal:
- nyeri turun signifikan.
- Namun pasien juga diarahkan menjalankan protokol Eating QULBI Habits.
Pasien rutin konsumsi:
- bone broth setiap hari
- protein cukup
- menghentikan gorengan
Hasil setelah 4 minggu:
- nyeri hilang
- struktur stabil
- tidak relapse
Kenapa bisa begitu?
- Karena FASCIA Hack memperbaiki struktur.
- Eating memperbaiki kualitas jaringan.
Keduanya bekerja bersama.
—
Integrasi Eating dengan FASCIA Hack dalam QULBI Method
QULBI Method sebagiannya terdiri dari:
Balancing → memperbaiki alignment
Touching → mengurai adhesi
Moving → mengaktifkan integrasi
Eating → memperkuat jaringan
Eating memastikan hasil FASCIA Hack menjadi stabil dan bertahan lama.
—
Kesimpulan
Eating dalam QULBI Habits bukan sekadar makan sehat.
Eating adalah bagian integral dari proses healing fascia.
Nutrisi yang tepat membantu:
- mempercepat healing
- meningkatkan elastisitas fascia
- mempertahankan tensional integrity
- mencegah relapse
FASCIA Hack memperbaiki dari luar.
Eating memperbaiki dari dalam.
Ketika keduanya berjalan bersama, tubuh kembali ke desain alaminya: seimbang, elastis, dan bebas nyeri. Inilah salah satu ikhtiar Obat Saraf Kejepit Biidznillah
—
Referensi :
- Schleip R, Findley TW, et al. (2012)
Fascia: The Tensional Network of the Human Body
→ Fascia adalah jaringan metabolik aktif yang responsif terhadap nutrisi, hidrasi, dan inflamasi. - Oschman JL (2015)
Energy Medicine: The Scientific Basis
→ Fascia berfungsi sebagai sistem komunikasi biologis dan sensitif terhadap stres oksidatif dan inflamasi. - Uribarri J, et al. (2010) – Journal of the American Dietetic Association
→ Makanan dengan suhu tinggi dan dry heat meningkatkan AGEs yang memicu inflamasi sistemik. - Goldberg T, et al. (2004) – Journal of the American Dietetic Association
→ Metode memasak seperti frying dan roasting menghasilkan AGEs jauh lebih tinggi dibanding steaming atau boiling. - Clark KL, et al. (2008) – Current Medical Research and Opinion
→ Suplementasi kolagen meningkatkan struktur jaringan ikat dan mengurangi nyeri sendi. - Shaw G, et al. (2017) – American Journal of Clinical Nutrition
→ Kombinasi kolagen + vitamin C meningkatkan sintesis kolagen jaringan ikat. - Calder PC (2010) – Nutrients
→ Omega-3 mengurangi inflamasi kronis dan memperbaiki fungsi jaringan. - Jäger R, et al. (2019) – Journal of the International Society of Sports Nutrition
→ Kolagen mendukung regenerasi tendon, ligament, dan fascia. - Kjaer M, et al. (2009) – Physiological Reviews
→ Nutrisi mempengaruhi remodeling jaringan ikat. - Chung AW, et al. (2008) – American Journal of Physiology
→ AGEs menyebabkan kekakuan jaringan ikat dan kerusakan elastisitas.
